Pemasok Daging Halal Terbesar Bukan Dari Negeri-Negeri Muslim

daging-halal

Pesatnya pertumbuhan industri Halal secara global saat ini memang tidak diragukan lagi. Menurut data yang dikeluarkan oleh Thomson Reuters yang bekerjasama dengan DinarStandard, Konsumen Muslim pada tahun 2015 lalu secara global telah menghabiskan $1.17 trillion (sekitar Rp15.295 triliun) pada makanan dan minuman. Sedangkan pada Tahun 2021, angka tersebut diperkirakan akan meningkat mencapai  $1,9 triliun.

Namun melihat data yang ada, sungguh sangat disayangkan, dengan jumlah populasi muslim dan potensi industri halal yang begitu besar, ternyata sebagian besar pemasok daging ke negeri mayoritas muslim bukanlah berasal dari negara-negara muslim.

Image Credit: Virendra Saklani/Gulf News

Image Credit: Virendra Saklani/Gulf News

Rafi-uddin Shikoh, Chief executive dan managing director Perusahaan Riset DinarStandard mengatakan, bahwa sebagian besar pemasok daging halal ke negeri-negeri muslim saat ini berasal dari negara-negara non-OKI (Organisasi Kerjasama Islam) – dilansir dari Gulf News

“Negara-negara mayoritas non-Muslim telah mengambil keuntungan dari pertumbuhan pasar makanan halal global”

Menurutnya, makanan halal merupakan ratai nilai global, Dari 57 negara mayoritas Muslim, 90 persen daging berasal dari luar negara-negara Muslim. “Brasil adalah eksportir unggas terbesar, India eksportir daging sapi terbesar,” katanya di sela-sela KTT Ekonomi Islam Global 2016 di Dubai.

Baca Juga:   Hati-Hati, PC Windows 7 dan 8 bisa Crash Kalau Mengunjungi Website dengan Empat Karakter Ini!

Pembelanjaan tertinggi makanan dan minuman di tahun 2015 pada negara-negara Muslim adalah Indonesia (155 miliar dolar AS) Turki (166 miliar dolar AS), Pakistan (106 miliar dolar AS), Mesir (78 millar dolar AS), Bangladesh (69 millar dolar AS) dan Saudi Saudi (48 miliar dolar AS).

Sedangkan negara-negara non-OKI seperti Thailand, Korea Selatan, dan China juga terus mencari alternatif untuk meningkatkan kebutuhan pangan halal mereka.

Adapun pasar bahan halal global bernilai sekitar 245 miliar dolar AS, dan impor daging halal ke negara-negara OKI mencapai 33 miliar dolar AS, pada 2015. pendapatan untuk produk makanan dan minuman yang bersertifikat halal, secara global diperkirakan mencapai 415 miliar dolar AS tahun lalu.

Marketplace