Noor Kids, Startup Penyedia Sarana Pembelajaran Islami untuk Anak

noorkids

Mendidik anak adalah hal yang sulit. Terlebih, di kondisi serba digital seperti sekarang. Anak bisa dengan mudah mengakses berbagai hal yang seharusnya tidak pantas untuk mereka dapatkan. Untuk itu, anak yang bakal menjadi generasi Islam masa depan harus mendapatkan pendidikan yang tepat untuk dasar pengetahuan agamanya.

Sebuah startup bernama Noor Kids menjadi salah satu startup yang memberikan solusi untuk menyediakan pengetahuan islami kepada anak dengan cara yang menyenangkan. Dalam situs resminya, Noor Kids mengklaim kalau mereka menerima buku pembelajaran tentang agama Islam secara menyenangkan yang secara khusus didesain oleh para praktisi dari Universitas Harvard dan Berkeley.

Startup ini didirikan oleh dua bersaudara yakni Mohammed Aaser dan Amin Aseer. Mohammed dikenal sebagai seorang lulusan Universitas Harvard. Sementara itu, Amin saat ini tengah berusaha untuk menyelesaikan pendidikan MBA-nya di University of California Berkeley. Pendirian startup ini mereka lakukan untuk bisa menyediakan sarana pembelajaran islami yang menyenangkan untuk muslim di kawasan Amerika Utara.

Ide pendirian startup ini didapatkan oleh dua bersaudara tersebut saat tengah berbincang-bincang dengan kakak perempuannya yang tengah hamil. Dalam percakapan itu, mereka melihat ke belakang bagaimana susahnya hidup dan tumbuh sebagai seorang remaja Islam di tengah-tengah masyarakat Amerika. Dari pengalamannya itu, ketiganya pun sepakat kalau mereka tidak ingin bayi kecil yang tengah dalam kandungan itu mengalami pengalaman menyakitkan serupa.

Baca Juga:   King Abdullah University of Science & Technology Meluncurkan Akselerator Muslim, Taqadam

Mohammed seperti dikutip dari mprnews menceritakan bagaimana dirinya harus berjuang dari aktivitas bullying yang menimpanya saat masih remaja. Terlebih, pada saat terjadi peristiwa 9/11 di Gedung WTC, di mana saat itu Mohammed masih berusia 16 tahun dan tengah bekerja di sebuah toko komputer.

Mohammed menceritakan, pada saat itu terdapat seorang wanita yang menghampirinya dan mengucapkan kata-kata yang tidak enak didengar. “Saya tidak percaya kalian mempekerjakan seorang bernama Mohammed di tempat ini,” ujar wanita tersebut. Tak lupa, wanita itu juga mengucapkan ancamannya kalau dia tidak akan kembali belanja di toko tempat bekerja Mohammed.

Berbekal pengalaman tersebut, Amin dan Mohammed berkeinginan agar Noor Kids bisa menjadi cahaya penerang untuk pendidikan anak-anak Islam di Amerika. Setiap keluarga muslim pun bisa mendapatkan buku pendidikan untuk anak dari Noor Kids dengan harga yang murah. Dengan biaya berlangganan sebesar 25 USD, pelanggan akan bisa memperoleh empat buku selama satu tahun.

Sejak diluncurkan pada tahun 2014, Noor Kids pun telah memiliki pencapaian yang sangat bagus. Aser bersaudara mengungkapkan, kalau mereka telah berhasil menjual sebanyak 25 ribu kopi buku Noor Kids ke berbagai keluarga muslim di 25 negara dunia.

Marketplace