Muslim Amerika Kumpulkan Dana $500 Ribu untuk Sumbang Korban Meninggal Pembela Muslimah

Merespon kebencian dengan kasih sayang, itulah yang ingin diperlihatkan oleh lembaga nirlaba Portland, Amerika, Muslim Educational Trust (MET). Mereka mempertunjukkan sikap tersebut dengan melakukan aksi penggalangan dana untuk dua korban meninggal dan satu orang terluka akibat membela seorang muslimah Amerika dari pelaku ujaran kebencian terhadap Islam.

Aksi penggalangan dana itu dilakukan lewat situs crowdfunding islami Launchgood. Hasilnya pun sangat menggembirakan. Menargetkan dana hanya 60 ribu USD atau setara Rp797 juta, jumlah dana yang terkumpul ternyata berlipat ganda. Saat berita ini ditulis, Sabtu (3/7/2017), sebanyak 560 ribu USD atau sekitar 7,4 miliar rupiah berhasil didapatkan.

Angka ini pun kemungkinan masih akan terus bertambah. Apalagi, deadline pengumpulan dana masih tersisa satu hari lagi. Proyek pengumpulan dana bertajuk Muslim United for Portland Heroes ini memang mendapatkan perhatian penuh dari muslim Amerika. Saking tingginya antusiasme, MET pun terus meningkatkan target dana yang terkumpul menjadi 400 ribu USD. Dan, target itu pun kini sudah terlampaui jauh.

Dalam penuturannya, MET mengungkapkan kalau proyek penggalangan dana ini terbuka untuk siapa pun. Mereka tidak hanya menerima uang dari umat Islam, para nonmuslim pun boleh ikut serta dalam penggalangan dana ini. Semua dana yang terkumpul, akan diberikan sepenuhnya kepada keluarga korban yang meninggal serta dana penyembuhan untuk satu korban lain, yakni Micah David-Cole Fletcher yang tengah dalam masa perawatan di rumah sakit.

Baca Juga:   Berbincang dengan Komunitas Mahasiswa Muslim Michigan, Ini yang Dibicarakan oleh Mark Zuckerberg

Pihak MET menyadari kalau aksi penggalangan dana ini memang tidak akan bisa mengembalikan para korban. Namun, aksi ini menjadi langkah positif untuk menunjukkan sisi positif Islam di dunia barat. Apalagi, saat ini aksi islamophobia memang sangat masif di Amerika Serikat. Terutama setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

Seperti diketahui, pada Jumat (26/6/2017), terjadi aksi brutal oleh seorang anti-Islam di Amerika bernama Jeremy Christian terhadap seorang remaja muslimah. Kemudian, terdapat tiga orang yang maju dan membela muslimah tersebut. Nahas, dua di antaranya meninggal dunia, yakni Taliesin Myrddin Namkai-Meche dan Ricky John Best. Semenara itu Micah David-Cole Fletcher mengalami luka.

Marketplace