Halal Ad, Platform Periklanan Mirip “Google Adsense” Untuk Pengguna Muslim

Bagi para pemilik web, Google Adsense selalu menjadi pilihan platform periklanan, baik bagi Publisher maupun bagi Advertiser. namun, karena digunakan untuk seluruh kalangan, tidak jarang kalau iklan yang ditampilan Google Adsense adalah iklan yang kurang tepat untuk sebuah website / aplikasi mobile dengan konten menyasar pengguna muslim.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, hadirlah sebuah platform iklan khusus untuk Muslim yang bernama Halal Ad. Berbeda dengan Google Adsense, Halal Ad merupakan platform iklan di dunia internet yang disediakan untuk para pengiklan dan publisher muslim. Tentu saja, dari segi konten, Halal Ad memiliki konten iklan yang jauh berbeda dengan Google Adsense.

Seperti diketahui, Google Adsense terkadang sering menampilkan iklan makanan yang belum jelas kehalalannya atau bahkan menampilkan gambar yang tidak pantas. Hal ini tentu saja tidak elok kalau ditampilkan dalam sebuah web atau aplikasi mobile berbasis Islami. Untuk itulah Halal Ad menjadi solusi yang memberikan rasa aman dan nyaman untuk para pengguna internet Muslim.  

Cara kerja Halal Ad tidak jauh berbeda dengan Google Adsense. Pihak pengiklan hanya membayar untuk iklan yang diklik. Keuntungannya, Halal Ad secara khusus menargetkan para publisher yang menampilkan konten islami pada situsnya. Dan, hal ini tentu saja lebih menguntungkan bagi para pengiklan, karena sudah memperoleh target iklan yang jelas.

Dengan fitur yang mereka hadirkan, Halal Ad pun yakin kalau sebuah perusahaan yang dijalankan oleh seorang Muslim bisa memperoleh pendapatan dua kali lipat lebih tinggi dengan platform mereka. Terlebih, terdapat beberapa situs yang telah membuktikan hal tersebut. Salah satunya adalah Quran Academy, sebuah startup yang menyediakan layanan pembelajaran membaca Alquran secara online.

Halal Ad memiliki kantor yang ada di Aarhus, sebuah kota yang ada di negara Denmark. Perusahaan ini didirikan oleh tiga kreatornya yakni Jamoliddin Dalief, Maruf Yusupof, serta Mehmudjan Memethaji. Di tangan ketiganya, Halal Ad telah berhasil melayani sebanyak 500 ribu iklan setiap hari di lebih dari 190 negara. Sebanyak 400 pengiklan dan 1000 publisher telah bergabung dengan mereka.

Nah, bagi anda yang terarik memonetize blog atau mengiklankan produk dengan target pengguna muslim, mungkin Halal ad bisa menjadi salah satu pilihannya.

Baca Juga:   4 Mindset Penting untuk Meningkatkan Growth Startup (Bagian 1)

Marketplace